{
"bahan_utama": "
- 500 gram beras putih (jenis pera seperti Pandan Wangi atau Rojolele)
- 400 ml santan kental
- 300 ml air
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun salam
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- 1 sdt garam (sesuaikan selera)
- 1 sdt kaldu ayam bubuk (opsional)
",
"bahan_lauk_pelengkap": "
- Opor Ayam: 1/2 ekor ayam, 200 ml santan, bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, daun jeruk, serai, garam, gula
- Tempe & Tahu Goreng: 1 papan tempe, 4 kotak tahu putih, bawang putih halus, ketumbar, garam
- Telur Balado: 6 butir telur rebus, cabe merah, bawang merah, tomat, garam, gula
- Sambal Kacang: 150 gr kacang tanah goreng, cabe rawit, bawang putih, air asam jawa, gula merah, garam
- Pelengkap: Bawang goreng, emping/kerupuk, timun iris, daun selada
",
"steps_memasak_nasi": "
- Mencuci & Merendam Beras: Cuci beras hingga air bening. Rendam selama ±30 menit agar nasi lebih pulen.
- Memasak dengan Santan & Rempah: Campurkan beras, santan, air, garam, kaldu bubuk, serai, daun salam, dan daun pandan. Masak seperti nasi biasa (rice cooker atau kompor).
- Mengukus Nasi: Kukus nasi matang selama 15–20 menit agar teksturnya ringan, tidak lembek, dan lebih harum. Aduk perlahan setelah dikukus.
",
"steps_tips": "
- Gunakan beras pera agar nasi tidak menggumpal.
- Jangan lupa tahap mengukus untuk hasil nasi uduk yang fluffy.
- Aduk nasi perlahan setelah dikukus agar butiran tidak patah.
"
}