{
"bahan_utama": "
- 500 gram daging ayam fillet (dada atau paha)
- 2 lembar daun salam
- 2 cm jahe, memarkan
- Air secukupnya untuk merebus
- 2 sendok makan minyak goreng
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 8 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 10 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit merah (opsional)
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 sendok teh terasi bakar (opsional)
",
"bahan_bumbu_pelengkap": "
- 3 sendok makan kecap manis
- 2 sendok makan gula merah, sisir halus
- 1 sendok teh garam (sesuaikan rasa)
- 1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
- 1 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun jeruk, buang tulangnya
- Perasan air dari 1 buah jeruk limau atau jeruk nipis
",
"steps_membuat": "
- Merebus Ayam: Rebus ayam bersama daun salam dan jahe hingga matang dan empuk. Angkat dan dinginkan.
- Menyuwir Ayam: Suwir ayam menggunakan garpu atau tangan hingga serat terpisah sesuai selera.
- Menumis Bumbu: Haluskan semua bahan bumbu halus. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama serai dan daun jeruk hingga harum, matang, dan berminyak.
- Menggabungkan Ayam: Masukkan ayam suwir ke dalam bumbu tumis. Aduk rata hingga ayam terbalut bumbu.
- Membumbui: Tambahkan kecap manis, gula merah, garam, dan kaldu bubuk. Tumis sambil diaduk hingga bumbu meresap.
- Penyelesaian: Masukkan perasan jeruk limau atau jeruk nipis, aduk sebentar lalu matikan api.
",
"steps_tips": "
- Gunakan ayam paha untuk hasil lebih juicy dan gurih.
- Tumis bumbu hingga benar-benar matang agar tidak langu.
- Untuk tekstur kering seperti abon, tumis lebih lama dengan api kecil.
- Tambahkan jeruk di akhir agar rasa segar tidak hilang.
- Ayam suwir bisa disimpan dalam wadah kedap udara hingga beberapa hari.
"
}