{
"bahan_utama": "
- 250 gram mie udon kering atau segar
- 200 gram daging sapi atau ayam, iris tipis
- 100 gram jamur shimeji atau jamur enoki
- 1 batang daun bawang, iris serong
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 1 ruas jahe, memarkan
- 1 buah tahu sutra atau tahu telur, potong kotak
- Segenggam taoge
- Minyak untuk menumis
",
"bumbu_kuah_mala": "
- 2–3 sdm pasta cabai Sichuan (Doubanjiang)
- 1–2 sdt Sichuan peppercorn bubuk
- 1 sdt bubuk cabai
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu bubuk (sapi atau jamur)
- 750 ml air atau kaldu
- Garam secukupnya
",
"pelengkap_opsional": "
- Kacang tanah sangrai
- Wijen sangrai
- Irisan cabai merah segar
- Daun ketumbar
",
"steps_memasak": "
- Memasak Udon: Rebus mie udon hingga aldente sesuai petunjuk kemasan. Tiriskan dan bilas sebentar dengan air dingin, lalu sisihkan.
- Menumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga harum. Masukkan pasta cabai Sichuan, tumis api kecil hingga minyak kemerahan.
- Membuat Kuah Mala: Tuang air atau kaldu, biarkan mendidih. Masukkan Sichuan peppercorn bubuk, bubuk cabai, kecap asin, gula, dan kaldu bubuk. Aduk dan masak 5–7 menit hingga bumbu meresap.
- Memasak Topping: Masukkan daging, masak hingga matang. Tambahkan tahu, jamur, dan taoge, masak sebentar.
- Penyajian: Tata udon di mangkuk, siram kuah mala dan topping. Taburi daun bawang dan pelengkap sesuai selera.
",
"steps_tips": "
- Gunakan Doubanjiang asli untuk rasa mala yang lebih autentik.
- Sesuaikan Sichuan peppercorn dengan tingkat kebas yang diinginkan.
- Jangan memasak sayuran terlalu lama agar tetap renyah.
- Sajikan selagi panas untuk rasa maksimal.
"
}