{
"bahan_utama": "
- 500 gram ceker ayam, bersihkan dan potong kukunya
- 200 gram kerupuk kuning/oranye (kerupuk seblak), rendam air biasa ±30 menit hingga setengah lunak
- 100 gram makaroni atau mie telur, rendam air panas sebentar
- 2 batang daun bawang, iris serong
- 2 lembar daun jeruk, buang tulangnya
- 1 batang seledri, iris halus (untuk taburan)
- Air secukupnya (±1 liter)
- Minyak goreng secukupnya untuk menumis
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 8 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 buah cabai merah keriting
- 15 buah cabai rawit merah (sesuai tingkat kepedasan)
- 3 cm kencur
- 2 butir kemiri, sangrai
- 1 sdt terasi bakar (opsional)
",
"bahan_bumbu_pelengkap": "
- 2 sdt garam atau secukupnya
- 1 sdt gula pasir
- 1 sdt kaldu ayam bubuk
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 sdt kecap manis (opsional)
",
"steps_membuat": "
- Rebus Ceker: Cuci bersih ceker, rebus 5 menit lalu buang airnya. Rebus kembali dengan air baru hingga ceker empuk (45–60 menit atau presto 15–20 menit). Sisihkan bersama air kaldunya.
- Siapkan Bumbu: Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, kencur, kemiri, dan terasi hingga halus atau agak kasar sesuai selera.
- Tumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk hingga harum dan matang sempurna.
- Masukkan Ceker: Masukkan ceker beserta air kaldunya (±800 ml). Aduk hingga tercampur rata.
- Masak Seblak: Masukkan kerupuk dan makaroni. Tambahkan garam, gula, kaldu bubuk, dan merica. Masak hingga kuah mengental dan kerupuk kenyal (±10–15 menit).
- Koreksi Rasa: Cicipi, tambahkan kecap manis jika suka.
- Finishing: Masukkan irisan daun bawang, aduk sebentar lalu matikan api.
- Sajikan: Sajikan selagi panas, taburi seledri iris.
",
"steps_tips": "
- Gunakan ceker yang benar-benar empuk agar bumbu meresap sempurna.
- Kencur adalah kunci aroma khas seblak, jangan dilewatkan.
- Kerupuk cukup direndam setengah lunak agar tidak terlalu lembek.
- Sesuaikan jumlah cabai untuk tingkat kepedasan yang diinginkan.
- Seblak paling nikmat disantap selagi panas.
"
}