{
"bahan_ayam_goreng_bumbu": "
- 500 gram fillet dada ayam, potong dadu atau memanjang
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 2 cm jahe, haluskan
- 1 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdt lada putih bubuk
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt kaldu ayam bubuk
- 2 sdm tepung maizena
- Minyak goreng secukupnya
",
"bahan_sambal_matah": "
- 15 butir bawang merah, iris tipis
- 10–15 buah cabai rawit merah, iris tipis
- 3 batang serai (bagian putih), iris sangat tipis
- 5 lembar daun jeruk purut, iris halus
- Air perasan 1 buah jeruk limau/nipis
- 1 sdt terasi bakar/bubuk, haluskan
- 5 sdm minyak kelapa atau minyak sayur
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
",
"bahan_pelengkap": "
- Nasi putih hangat
- Telur dadar atau telur ceplok (opsional)
- Timun segar, iris memanjang
- Kerupuk (opsional)
- Irisan daun ketumbar atau seledri
",
"steps_ayam_goreng": "
- Campurkan ayam dengan bawang putih, jahe, kecap manis, kecap asin, lada, garam, dan kaldu ayam. Aduk rata dan diamkan 15–30 menit agar bumbu meresap.
- Tambahkan tepung maizena, aduk hingga ayam terlapisi rata.
- Panaskan minyak, goreng ayam hingga matang dan berwarna keemasan. Angkat dan tiriskan.
",
"steps_sambal_matah": "
- Masukkan bawang merah, cabai rawit, serai, dan daun jeruk ke dalam mangkuk.
- Tambahkan terasi, garam, dan gula secukupnya. Aduk rata.
- Panaskan minyak hingga benar-benar panas, lalu siramkan ke bahan sambal.
- Tambahkan air jeruk limau, aduk perlahan hingga tercampur rata.
",
"steps_penyajian": "
- Tata nasi putih hangat dalam mangkuk.
- Tambahkan ayam goreng bumbu di atas nasi.
- Siram atau sajikan sambal matah di atas ayam.
- Lengkapi dengan telur, timun, kerupuk, dan taburan daun ketumbar atau seledri.
",
"steps_tips": "
- Gunakan minyak panas saat menggoreng agar ayam crispy dan tidak menyerap minyak.
- Jangan menuang minyak sambal yang kurang panas agar aroma sambal matah keluar maksimal.
- Sesuaikan jumlah cabai dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.
"
}