{
"bahan_utama": "
- 1 ekor ikan patin ukuran sedang (700–800 gram), potong 4–5 bagian
- 1.5 liter air
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun jeruk purut
- 2 lembar daun salam
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 2 buah tomat hijau atau merah, potong wedges
- 2 batang daun bawang, iris serong
- 1 batang seledri, ikat simpul
- 1 buah jeruk nipis, peras airnya
- 2 sdm minyak untuk menumis
- Gula, garam, dan kaldu bubuk secukupnya
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 2 cm kunyit, bakar sebentar
- 1 cm jahe
",
"bahan_pelengkap_opsional": "
- Nasi putih hangat
- Sambal terasi atau sambal rawit
- Kerupuk
- Irisan cabai rawit hijau
",
"steps_memasak": "
- Persiapan Ikan: Bersihkan ikan patin dari lendir dengan air mengalir dan garam. Lumuri dengan air jeruk nipis dan sedikit garam, diamkan 15–20 menit. Bilas kembali dan tiriskan.
- Tumis Bumbu: Panaskan minyak dalam panci. Tumis bumbu halus bersama serai, lengkuas, daun jeruk, dan daun salam hingga harum dan matang.
- Masak Kuah: Tuangkan air dan masukkan seledri. Biarkan mendidih dengan api sedang.
- Masukkan Ikan: Setelah mendidih, kecilkan api lalu masukkan potongan ikan patin. Tambahkan gula, garam, dan kaldu bubuk secukupnya. Masak dengan api kecil hingga ikan matang. Jangan mengaduk kasar agar ikan tidak hancur.
- Penyempurnaan: Masukkan tomat dan daun bawang. Koreksi rasa. Terakhir, tambahkan perasan jeruk nipis, aduk perlahan lalu matikan api.
",
"steps_tips": "
- Gunakan ikan patin segar agar kuah tidak amis.
- Masak dengan api kecil setelah ikan dimasukkan agar tekstur tetap utuh.
- Jangan terlalu sering mengaduk, cukup goyangkan panci perlahan.
- Tambahkan cabai rawit utuh jika ingin rasa lebih pedas.
"
}