{
"bahan_utama": "
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- 2 butir telur ayam (suhu ruang)
- 250 ml susu cair (UHT atau susu segar)
- 2 sdm gula pasir
- 1 sdm margarin atau mentega, lelehkan
",
"bahan_pengembang_dan_perisa": "
- 1 sdt baking powder
- 1/2 sdt vanili bubuk atau ekstrak vanili (opsional)
- Sejumput garam
",
"bahan_tambahan": "
- Minyak atau margarin secukupnya untuk olesan wajan
",
"steps_membuat": "
- Mencampur Bahan Kering: Ayak tepung terigu, baking powder, dan garam ke dalam mangkuk besar. Aduk hingga tercampur rata.
- Mencampur Bahan Basah: Dalam wadah terpisah, kocok telur dan gula hingga larut dan sedikit berbusa. Tambahkan susu cair, mentega leleh, dan vanili. Aduk rata.
- Menggabungkan Adonan: Tuang bahan basah ke bahan kering secara perlahan sambil diaduk perlahan. Aduk secukupnya hingga tidak ada tepung kering. Jangan overmix.
- Istirahatkan Adonan: Diamkan adonan selama 10–15 menit agar baking powder bekerja dan pancake lebih mengembang.
- Memasak Pancake: Panaskan wajan anti lengket dengan api kecil–sedang. Olesi tipis minyak, tuang 1 sendok sayur adonan. Masak hingga muncul gelembung dan pinggiran mengering.
- Balik dan Matangkan: Balik pancake, masak sisi satunya sekitar 1 menit hingga kecokelatan. Angkat dan ulangi hingga adonan habis.
",
"steps_tips": "
- Gunakan tepung protein sedang agar pancake lembut dan tidak alot.
- Jangan mengaduk adonan terlalu lama agar tekstur tetap empuk.
- Diamkan adonan sebelum dimasak untuk hasil mengembang sempurna.
- Gunakan api kecil–sedang agar pancake matang merata.
- Olesi wajan tipis saja agar pancake tidak berminyak.
"
}