{
"bahan_utama_nasi": "
- 500 gram beras pulen atau pera (cuci bersih)
- 650 ml santan dari 1 butir kelapa atau santan instan kental yang dicampur air
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun pandan (ikat simpul)
- 1 batang serai (memarkan)
- 2 cm lengkuas (memarkan)
- Garam secukupnya
- Kaldu ayam bubuk secukupnya
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 4 cm kunyit segar atau 2 sdt kunyit bubuk
- 2 cm jahe
- 3 butir kemiri sangrai
- 1 sdt ketumbar bubuk
",
"steps_memasak": "
- Menyiapkan dan Menumis Bumbu: Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, kemiri, dan ketumbar hingga benar-benar halus. Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus bersama serai, lengkuas, dan daun salam hingga harum dan matang.
- Memasak Nasi dengan Santan: Masukkan beras ke dalam rice cooker atau panci. Tambahkan santan, bumbu tumis, daun pandan, garam, dan kaldu bubuk. Aduk rata. Masak seperti memasak nasi biasa hingga matang.
- Mengukus Agar Pulen: Setelah matang, biarkan dalam mode hangat selama 15–20 menit agar nasi lebih pulen dan bumbu meresap sempurna.
- Penyajian: Cetak nasi menggunakan cetakan tumpeng atau mangkuk yang sudah diolesi minyak, lalu balikkan ke piring saji. Sajikan hangat.
",
"bahan_lauk_pelengkap": "
- Opor ayam atau ayam goreng bumbu kuning
- Telur balado atau telur dadar iris
- Perkedel kentang
- Urap sayuran (kacang panjang, taoge, bayam dengan kelapa parut berbumbu)
- Sambal terasi dan aneka kerupuk
",
"steps_tips": "
- Gunakan santan segar agar rasa lebih gurih dan wangi.
- Pastikan bumbu benar-benar matang saat ditumis agar tidak langu.
- Takaran santan harus pas agar nasi tidak terlalu lembek atau terlalu kering.
- Diamkan nasi setelah matang agar teksturnya lebih pulen.
"
}