{
"bahan_utama": "
- 500 gram dada ayam fillet (atau paha ayam tanpa kulit)
- 400 ml air (untuk merebus ayam)
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 batang serai, memarkan
- 1 sdt garam (untuk rebusan ayam)
- Nasi putih hangat secukupnya (untuk penyajian)
",
"bahan_bumbu_halus": "
- 8 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 10 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit merah (opsional)
- 3 butir kemiri, sangrai
- 2 cm kunyit
- 2 cm jahe
- 1 sdt ketumbar bubuk
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu ayam bubuk secukupnya
",
"bahan_pelengkap_tumisan": "
- 3 sdm minyak goreng
- 2 lembar daun jeruk, buang tulangnya dan iris halus
- 1 batang serai, memarkan
- 1 sdm air perasan jeruk limau
",
"steps_membuat": "
- Merebus Ayam: Rebus ayam bersama air, daun salam, daun jeruk, serai, dan garam hingga matang dan empuk (±20–25 menit). Angkat dan dinginkan.
- Menyuwir Ayam: Suwir ayam menggunakan garpu atau tangan hingga berbentuk serat-serat kecil. Simpan air kaldu rebusan.
- Menghaluskan Bumbu: Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan blender atau ulekan hingga benar-benar lembut.
- Menumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama serai dan irisan daun jeruk hingga matang, harum, dan tidak langu (±7–10 menit).
- Menggabungkan Ayam: Masukkan ayam suwir ke dalam tumisan bumbu, aduk rata hingga ayam terbalut sempurna.
- Penyedap: Tambahkan garam, gula, dan kaldu bubuk sesuai selera. Tuang sedikit air kaldu (±50 ml) agar tidak kering.
- Sentuhan Akhir: Masak 5–7 menit hingga bumbu meresap, lalu tambahkan air jeruk limau. Aduk rata dan angkat.
",
"steps_tips": "
- Gunakan paha ayam untuk hasil lebih juicy dan gurih.
- Tumis bumbu hingga benar-benar matang agar tidak pahit.
- Tambahkan kaldu sedikit demi sedikit agar ayam tidak lembek.
- Jeruk limau ditambahkan terakhir agar aromanya tetap segar.
- Cocok disajikan sebagai lauk nasi hangat atau isian nasi box.
"
}