{
"bahan_utama": "
- 500 gram cumi segar ukuran sedang
- 1 buah jeruk nipis
- Minyak goreng secukupnya (minyak sayur atau minyak kelapa sawit)
",
"bahan_bumbu_marinasi_dan_pelapis": "
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 2 cm jahe, memarkan
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 sdt kaldu bubuk (opsional)
- 150 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram tepung maizena
- 1 sdt baking powder
- 1 butir telur, kocok lepas
- 200 ml air es
- Tepung panir atau tepung roti secukupnya (opsional)
",
"steps_persiapan_cumi": "
- Keluarkan tulang transparan (pena) dan kantong tinta dari tubuh cumi, lalu kupas kulit arinya.
- Cuci di bawah air mengalir hingga bersih, kemudian potong menjadi cincin setebal 1–1,5 cm.
- Lumuri dengan air perasan jeruk nipis, diamkan 10 menit, lalu bilas kembali.
",
"steps_marinasi": "
- Campurkan cumi dengan bawang putih halus, jahe, garam, merica, dan kaldu bubuk.
- Aduk rata hingga semua bagian terlumuri bumbu.
- Tutup dan simpan di kulkas minimal 30 menit (maksimal 2 jam agar bumbu lebih meresap).
",
"steps_adonan": "
- Adonan Kering: Ayak dan campurkan tepung terigu, tepung maizena, baking powder, dan sedikit garam. Aduk rata.
- Adonan Basah: Ambil 5–6 sdm adonan kering, campurkan dengan telur dan air es sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan kental.
",
"steps_menggoreng": "
- Panaskan minyak dengan api sedang-tinggi hingga benar-benar panas.
- Celupkan cumi ke adonan basah hingga tertutup rata.
- Gulingkan ke adonan kering sambil ditekan dan dicubit ringan agar menghasilkan tekstur keriting.
- Goreng selama 2–3 menit hingga kuning keemasan.
- Angkat dan tiriskan di atas rak kawat atau tisu dapur. Sajikan hangat.
",
"steps_tips": "
- Gunakan air es untuk adonan basah agar hasil lebih renyah dan tidak berminyak.
- Jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus agar suhu minyak tetap stabil.
- Goreng dalam waktu singkat agar cumi tidak alot.
"
}